MAN Lamandau kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang literasi. Dua karya cerpen siswa kelas X berhasil masuk dalam 15 karya terbaik dan resmi dibukukan dalam buku berjudul “Literasi untuk Negeri: Cerita Konsumsi Bijak” hasil kegiatan Festival Literasi Harati Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Kalimantan Tengah pada April lalu.

Dua cerpen tersebut masing-masing berjudul “Kampung yang Menolak Panik” karya Muhammad Farhan dan “Riuh yang Diredam oleh Kesadaran” karya Qowinyta Azzahra. Kedua karya ini terpilih bersama karya-karya terbaik lainnya dari berbagai peserta di Kalimantan Tengah dan kemudian diterbitkan dalam bentuk buku antologi.
Festival Literasi Harati 2026 sendiri merupakan ajang literasi yang mengangkat tema konsumsi bijak dan edukasi ekonomi melalui karya tulis kreatif generasi muda. Buku antologi yang diterbitkan menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas dan kepedulian pelajar terhadap isu sosial dan ekonomi di lingkungan sekitar.
Kepala MAN Lamandau, Siti Nur’Anisa, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian para siswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan berkarya di tingkat yang lebih luas melalui kemampuan literasi dan kreativitas menulis.
“Prestasi ini sangat membanggakan bagi MAN Lamandau. Semoga menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan budaya literasi, berani berkarya, dan percaya diri menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada guru pembimbing yang telah mendampingi proses penulisan dan pengembangan karya siswa hingga berhasil meraih capaian tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing yang telah memberikan arahan, motivasi, dan pendampingan kepada para siswa sehingga karya mereka dapat terpilih dan diterbitkan dalam buku nasional,” tambahnya.
Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat budaya literasi di lingkungan MAN Lamandau sekaligus menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk terus berkarya dan mengharumkan nama madrasah di berbagai bidang.

















